Panti Asuhan KBIK Surabaya
BDP Untuk Pembelian Buku Paket
Banyak manfaat yang didapat panti asuhan setelah bermitra dengan Yatim Mandiri. Seperti yang dialami oleh Panti Asuhan KBIK (Keluarga Besar Islam Kodya)
Menurut Dra Anidajati, selaku Ketua Panti Asuhan KBIK, bantuan Yatim Mandiri terutama Bantuan Dana Pendidikan tersebut sangat bermanfaat bagi panti asuhannya. “Bagaimana pun juga namanya anak-anak panti asuhan itu memerlukan dana untuk kelangsungan pendidikannya. Kami hanya bisa menyarankan tahun depan kalau bisa lebih difikirkan lagi efektifitas dari dana ini, artinya kalau dananya cuma segitu sementara keperluan pendidikan satu semester itu khan cukup besar, jadi mohon bisa diperbesar dananya. Tapi kami tetap bersyukur walaupun jumlahnya sebesar itu yang diberikan oleh Yatim Mandiri,” ujar Anidajati ketika ditemui MAYA di Panti Asuhan KBIK, Rabo (4/3).
Ia lantas menjelaskan bahwa Bantuan Dana Pendidikan Yatim yang telah diterimanya sebesar Rp 4.887.000 untuk ke-24 anak asuhnya tersebut dimanfaatkan untuk keperluan pembelian buku paket anak asuh. “Karena biasanya dana bantuan pendidikan dari Yatim Mandiri itu hanya bisa untuk itu saja. Hal ini disebabkan besarnya dana yang harus dikeluarkan untuk membeli buku-buku pelajaran anak-anak, tiap anak dalam satu semester memerlukan dana untuk buku paket kurang lebih sebesar Rp 300.000. Sementara untuk uang transportasi atau uang yang lain-lainnya itu masih kami tangani sendiri. Meskipun demikian kami tetap bersyukur, karena bisa meringankan beban kami sebagai pengelola panti asuhan,” paparnya.
Selain itu, Panti Asuhan KBIK juga telah menerima bantuan Al-Quran terjemahan dari Yatim Mandiri sebanyak 10 buah. Al-Quran terjemahan tersebut digunakan untuk membaca dan mengkaji Al-Quran setiap selesai sholat Subuh. “Al-Quran terjemahan bantuan Yatim Mandiri ini sangat membantu anak-anak untuk dapat mengikuti dengan lebih baik lagi. Masing-masing anak khan bisa sekaligus membaca tidak sekedar mendengarkan saja. Karena sebelum mendapat bantuan Al-Quran Terjemahan dari Yatim Mandiri, anak-anak mengikuti dengan mendengarkan saja, sebab jumlah Al-Quran nya masih terbatas. Sekarang setelah mendapat bantuan Al-Quran Terjemahan anak-anak bisa membaca sekaligus mendengarkan, jadi lebih efektif sekali bagi anak-anak. Dan kalau bisa jumlah bantuan Al-Quran Terjemahan bisa diperbanyak lagi oleh Yatim Mandiri,” kata Anidajati.
Sementara itu untuk bantuan guru panti, Panti Asuhan KBIK juga telah menerimanya dari Yatim Mandiri. Bantuan guru panti tersebut telah mengajarkan bahasa Inggris, Matematika, Sains dan Agama kepada anak asuh di Panti Asuhan KBIK tersebut. “Yang masih kurang yakni guru keterampilan, karena bagaimana pun juga seorang anak itu khan harus tumbuh secara menyeluruh dan untuk dikemudian hari anak tersebut memerlukan keterampilan. Baik itu keterampilan mengenal masakan, tata busana dan lainnya yang bisa dimanfaatkan anak-anak untuk bekal masa depannya. Selain itu dengan adanya guru panti anak-anak belajarnya lebih terprogram. Karena dengan adanya seorang guru, anak-anak akan lebih fokus belajar dibandingkan anak-anak belajar sendiri,” ujarnya mengakhiri.(bam)
Konsultasi Kesehatan
Problem Bau Mulut
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Bu Dokter yang terhormat. Saya seorang ibu ingin mengajukan beberapa pertanyaan kepada Bu dr Sri Redjeki. Berikut ini pertanyaan saya:
- Kalau seorang wanita paruh baya berusia kurang lebih 40 tahun, bermasalah pada mulut dan pernafasannya, yaitu mulut selalu terasa pahit dan bau mulut selalu tidak sedap. Kira-kira ada gangguan apa pada mulutnya ya, Dok? Padahal tidak ada permasalahan yang serius pada gigi atau gusinya, menggosok gigi pun rajin. Apakah ada perawatan khusus mengenai bau mulut?
- Apakah sudah diperbolehkan seorang anak perempuan usia kurang lebih 9 tahun dibekhel atau dipagar giginya? Karena posisi gigi dan pertumbuhan giginya sangat tidak beraturan. Mulai usia berapa gigi boleh dibekhel? Berapa lama? Serta apa manfaatnya?
Demikian pertanyaan saya, dan atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.
Wassalam,
Ny. Rahardjo
Jawaban:
Wassalam mualaikum Wr Wb.
Ibu Rahardjo yang dirahmati Allah SWT, mengenai bau mulut dan pernafasan ada beberapa hal yang perlu kita cermati, yaitu:
A. Kebersihan dan kesehatan rongga mulut itu sendiri beserta isinya, dalam hal ini adalah gigi, lidah, gusi dan lain-lain. JIka ada karang gigi yang bisa menjadi caries, infeksi di gigi sampai gigi berlubang maka akan menimbulkan bau yang tak sedap di mulut. Demikian juga adanya infeksi, tumor atau kelainan lain di rongga mulut (pada gusi, lidah atau langit-langit rongga mulut) maka bau mulut akan tidak sedap.
B. Jenis makanan yang kita santap sehari-hari akan sangat berpengaruh terhadap bau mulut kita, terlebih jika tidak rajin gosok gigi atau berkumur setelah makan. Makanan yang sangat berempah/berbumbu atau makanan yang sangat pedas akan mengganggu keseimbangan asam lambung yang berarti akan berpengaruh pada mucosa/lapisan lambung itu sendiri dan ini akan berpengaruh pada bau mulut kita.
C. Ada suatu rongga dibelakang hidung kita yang disebut rongga/Cavum nasopharing. JIka pada rongga ini ada kelainan misalnya infeksi, kista atau tumor maka akan berpngaruh pada bau mulut dan pernafasan.
D. Disekitar Hidung sendiri juga ada rongga-rongga kecil yang disebut sinus para nasalis yaitu sinus Maxillaris, sinus Ethmoidalis, Sinus Frontalis. Jika pada sinus paranasalis ini ada infeksi apalagi infeksi yang kronis maka akan menyebabkan bau pada mulut dan pernafasan.
Manjawab pertanyaan ibu:
1. Jika memang ibu yakin tidak ada gangguan di gigi dan gusi. Mungkin penyebabnya ada di organ yang lain seperti saya sebutkan diatas. Tapi kadang-kadang lubang gigi yang masih kecil ataupun caries gigi kadang-kadang tidak dirasakan oleh penderita. Jadi saran saya ibu periksakan dengan cermat gigi dan gusi ibu pada dokter gigi. JIka memang gigi tidak bermasalah, sebaiknya konsultasi ke dokter THT untuk masalah ini.
2. Untuk pertanyaan ini sebenarnya yang berkompeten untuk menjawab adalah dokter gigi. Saya hanya menyarankan sebaiknya memang bekhel/kawat gigi dipasang pada masa pertumbuhan agar gigi tumbuh dengan beraturan tidak saling tumpah tindih/gingsul. Jika di bekhel sesudah masa pertumbuhan (>20th) maka akan semakin sulit dan pemakaiannya juga lebih lama. Sebaiknya ibu segera membawa anak tersebut kedokter gigi terdekat bisa puskesmas atau rumah sakit, karena alat kedokteran gigi sekarang makin canggih maka pertumbuhan gigi bisa diatur. Mengenai berapa lama pemakaian bekhel nanti akan dijelaskan oleh dokter gigi karena setiap kasus akan berbeda-beda. Manfaatnya jelas untuk mengatur letak gigi supaya jadi bagus sehingga ketika senyum/ tertawa, bisa lepas tak perlu ditutupi.
Demikian yang bisa saya jawab, semoga bermanfaat. Wassalammualikum Wr. Wb.
Subhanallah
Hikmah Kematian
Kehidupan berlangsung tanpa disadari dari detik ke detik. Apakah anda tidak menyadari bahwa hari-hari yang anda lewati justru semakin mendekatkan anda kepada kematian sebagaimana juga yang berlaku bagi orang lain?
Seperti yang tercantum dalam ayat “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. 29:57) tiap orang yang pernah hidup di muka bumi ini ditakdirkan untuk mati. Tanpa kecuali, mereka semua akan mati, tiap orang. Saat ini, kita tidak pernah menemukan jejak orang-orang yang telah meninggal dunia. Mereka yang saat ini masih hidup dan mereka yang akan hidup juga akan menghadapi kematian pada hari yang telah ditentukan. Walaupun demikian, masyarakat pada umumnya cenderung melihat kematian sebagai suatu peristiwa yang terjadi secara kebetulan saja.
Coba renungkan seorang bayi yang baru saja membuka matanya di dunia ini dengan seseorang yang sedang mengalami sakaratul maut. Keduanya sama sekali tidak berkuasa terhadap kelahiran dan kematian mereka. Hanya Allah yang memiliki kuasa untuk memberikan nafas bagi kehidupan atau untuk mengambilnya.
Semua makhluk hidup akan hidup sampai suatu hari yang telah ditentukan dan kemudian mati; Allah menjelaskan dalam Quran tentang prilaku manusia pada umumnya terhadap kematian dalam ayat berikut ini:
Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. 62:8)
Kebanyakan orang menghindari untuk berpikir tentang kematian. Dalam kehidupan modern ini, seseorang biasanya menyibukkan dirinya dengan hal-hal yang sangat bertolak belakang [dengan kematian]; mereka berpikir tentang: di mana mereka akan kuliah, di perusahaan mana mereka akan bekerja, baju apa yang akan mereka gunakan besok pagi, apa yang akan dimasak untuk makan malam nanti, hal-hal ini merupakan persoalan-persoalan penting yang sering kita pikirkan. Kehidupan diartikan sebagai sebuah proses kebiasaan yang dilakukan sehari-hari. Pembicaraan tentang kematian sering dicela oleh mereka yang merasa tidak nyaman mendengarnya. Mereka menganggap bahwa kematian hanya akan terjadi ketika seseorang telah lanjut usia, seseorang tidak ingin memikirkan tentang kematian dirinya yang tidak menyenangkannya ini. Sekalipun begitu ingatlah selalu, tidak ada yang menjamin bahwa seseorang akan hidup dalam satu jam berikutnya.
Tiap hari, orang-orang menyaksikan kematian orang lain di sekitarnya tetapi tidak memikirkan tentang hari ketika orang lain menyaksikan kematian dirinya. Ia tidak mengira bahwa kematian itu sedang menunggunya!
Ketika kematian dialami oleh seorang manusia, semua “kenyataan” dalam hidup tiba-tiba lenyap. Tidak ada lagi kenangan akan “hari-hari indah” di dunia ini. Renungkanlah segala sesuatu yang anda dapat lakukan saat ini: anda dapat mengedipkan mata anda, menggerakkan badan anda, berbicara, tertawa; semua ini merupakan fungsi tubuh anda. Sekarang renungkan bagaimana keadaan dan bentuk tubuh anda setelah anda mati nanti.
Dimulai saat anda menghembuskan napas untuk yang terakhir kalinya, anda tidak ada apa-apanya lagi selain “seonggok daging”. Tubuh anda yang diam dan terbujur kaku, akan dibawa ke kamar mayat. Di
Selama bulan-bulan atau tahun-tahun pertama, kuburan anda sering dikunjungi. Seiring dengan berlalunya waktu, hanya sedikit orang yang datang. Beberapa tahun kemudian, tidak seorang pun yang datang mengunjungi.
Sementara itu, keluarga dekat anda akan mengalami kehidupan yang berbeda yang disebabkan oleh kematian anda. Di rumah, ruang dan tempat tidur anda akan kosong. Setelah pemakaman, sebagian barang-barang milik anda akan disimpan di rumah: baju, sepatu, dan lain-lain yang dulu menjadi milik anda akan diberikan kepada mereka yang memerlukannya. Berkas-berkas anda di kantor akan dibuang atau diarsipkan. Selama tahun-tahun pertama, beberapa orang masih berkabung akan kepergian anda. Namun, waktu akan mempengaruhi ingatan-ingatan mereka terhadap masa lalu. Empat atau
Tak lama lagi, generasi baru muncul dan tidak seorang pun dari generasi anda yang masih hidup di muka bumi ini. Apakah anda diingat orang atau tidak, hal tersebut tidak ada gunanya bagi anda.
Sementara semua hal ini terjadi di dunia, jenazah yang ditimbun tanah akan mengalami proses pembusukan yang cepat. Segera setelah anda dimakamkan, maka bakteri-bakteri dan serangga-serangga berkembang biak pada mayat tersebut; hal tersebut terjadi dikarenakan ketiadaan oksigen. Gas yang dilepaskan oleh jasad renik ini mengakibatkan tubuh jenazah menggembung, mulai dari daerah perut, yang mengubah bentuk dan rupanya. Buih-buih darah akan meletup dari mulut dan hidung dikarenakan tekanan gas yang terjadi di sekitar diafragma. Selagi proses ini berlangsung, rambut, kuku, tapak kaki, dan tangan akan terlepas. Seiring dengan terjadinya perubahan di luar tubuh, organ tubuh bagian dalam seperti paru-paru, jantung dan hati juga membusuk. Sementara itu, pemandangan yang paling mengerikan terjadi di sekitar perut, ketika kulit tidak dapat lagi menahan tekanan gas dan tiba-tiba pecah, menyebarkan bau menjijikkan yang tak tertahankan. Mulai dari tengkorak, otot-otot akan terlepas dari tempatnya. Kulit dan jaringan lembut lainnya akan tercerai berai. Otak juga akan membusuk dan tampak seperti tanah liat. Semua proses ini berlangsung sehingga seluruh tubuh menjadi kerangka.
Tidak ada kesempatan untuk kembali kepada kehidupan yang sebelumnya. Berkumpul bersama keluarga di meja makan, bersosialisasi atau memiliki pekerjaan yang terhormat; semuanya tidak akan mungkin terjadi.
Singkatnya, “onggokkan daging dan tulang” yang tadinya dapat dikenali; mengalami akhir yang menjijikkan. Di lain pihak, anda – atau lebih tepatnya, jiwa anda – akan meninggalkan tubuh ini segera setelah nafas anda berakhir. Sedangkan sisa dari anda – tubuh anda – akan menjadi bagian dari tanah.
Ya, tetapi apa alasan semua hal ini terjadi?
Seandainya Allah ingin, tubuh ini dapat saja tidak membusuk seperti kejadian di atas. Tetapi hal ini justru menyimpan suatu pesan tersembunyi yang sangat penting
Akhir kehidupan yang sangat dahsyat yang menunggu manusia; seharusnya menyadarkan dirinya bahwa ia bukanlah hanya tubuh semata, melainkan jiwa yang “dibungkus” dalam tubuh. Dengan lain perkataan, manusia harus menyadari bahwa ia memiliki suatu eksistensi di luar tubuhnya. Selain itu, manusia harus paham akan kematian tubuhnya - yang ia coba untuk miliki seakan-akan ia akan hidup selamanya di dunia yang sementara ini -. Tubuh yang dianggapnya sangat penting ini, akan membusuk serta menjadi makanan cacing suatu hari nanti dan berakhir menjadi kerangka. Mungkin saja hal tersebut segera terjadi.
Walaupun setelah melihat kenyataan-kenyataan ini, ternyata mental manusia cenderung untuk tidak peduli terhadap hal-hal yang tidak disukai atau diingininya. Bahkan ia cenderung untuk menafikan eksistensi sesuatu yang ia hindari pertemuannya. Kecenderungan seperti ini tampak terlihat jelas sekali ketika membicarakan kematian. Hanya pemakaman atau kematian tiba-tiba keluarga dekat sajalah yang dapat mengingatkannya [akan kematian]. Kebanyakan orang melihat kematian itu jauh dari diri mereka. Asumsi yang menyatakan bahwa mereka yang mati pada saat sedang tidur atau karena kecelakaan merupakan orang lain; dan apa yang mereka [yang mati] alami tidak akan menimpa diri mereka! Semua orang berpikiran, belum saatnya mati dan mereka selalu berpikir selalu masih ada hari esok untuk hidup.
Bahkan mungkin saja, orang yang meninggal dalam perjalanannya ke sekolah atau terburu-buru untuk menghadiri rapat di kantornya juga berpikiran serupa. Tidak pernah terpikirkan oleh mereka bahwa koran esok hari akan memberitakan kematian mereka. Sangat mungkin, selagi anda membaca artikel ini, anda berharap untuk tidak meninggal setelah anda menyelesaikan membacanya atau bahkan menghibur kemungkinan tersebut terjadi. Mungkin anda merasa bahwa saat ini belum waktunya mati karena masih banyak hal-hal yang harus diselesaikan. Namun demikian, hal ini hanyalah alasan untuk menghindari kematian dan usaha-usaha seperti ini hanyalah hal yang sia-sia untuk menghindarinya:
Katakanlah: “Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika (kamu terhindar dari kematian) kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja.” (QS. 33:16)
Manusia yang diciptakan seorang diri haruslah waspada bahwa ia juga akan mati seorang diri. Namun selama hidupnya, ia hampir selalu hidup untuk memenuhi segala keinginannya. Tujuan utamanya dalam hidup adalah untuk memenuhi hawa nafsunya. Namun, tidak seorang pun dapat membawa harta bendanya ke dalam kuburan. Jenazah dikuburkan hanya dengan dibungkus kain kafan yang dibuat dari bahan yang murah. Tubuh datang ke dunia ini seorang diri dan pergi darinya pun dengan cara yang sama. Modal yang dapat di bawa seseorang ketika mati hanyalah amal-amalnya saja. (bam dari harunyahya.com)
Iklan Kenaikan Donasi
Cinta Yatim Tidak Cukup Dalam Hati
Berbuatlah Dengan Membiayai Pendidikan Yatim Melalui Yatim Mandiri
Hubungi Kantor Yatim Mandiri terdekat:
081 7302 777
Sidoarjo: 031 – 704 900 45
Gresik : 031 – 707 797 27
Jember : 0331 – 322 881
Tuban : 0356 – 323 912
Pasuruan : 0343 – 422 051
Mojokerto : 0321 – 323088
Madiun : 0351 - 457740
Gratis : Majalah Yatim dan Kuitansi tiap bulan untuk setiap pendaftaran donatur baru
Iklan
Cara Mudah Menjadi Donatur Yatim Mandiri
- Silahkan mengisi formulir yang disediakan (diisi dengan LENGKAP).
- Tentukan jumlah donasinya (zakat / infaq) sesuai kemampuan calon donatur. Besaran donasi bisa Rp 20.000, Rp 25.000, Rp 50.000, Rp 100.000 dan seterusnya.
- Pilih program ZIS atau Orang Tua Asuh (OTA). Untuk program OTA minimal infaqnya Rp 45.000/bulan. Setiap OTA akan mendapatkan foto dan data anak asuh yatim secara lengkap.
- Setelah formulir diisi dengan lengkap silahkan menghubungi ZIS Consultant Yatim Mandiri. Dengan senang hati kami akan mengambil zakat/infaq/shodahoh Bapak/Ibu/Sdr ke alamat yang dikehendaki.
- Setiap Donatur Tetap setiap bulan mendapat laporan pendayagunaan dana dan Majalah Yatim (Gratis) yang diantar oleh ZIS Consultant Yatim Mandiri.
- Dana zakat/infaq/shodahoh yang dititipkan kepada kami akan kami gunakan untuk program-program kemandirian anak-anak yatim. (Program-program; Bantuan Dana Pendidikan (BDP), Kuliah Gratis di MEC, Pengiriman Guru ke Panti Asuhan, Uang Saku Yatim, Berobat Gratis, Bimbingan Belajar dan program yang bersifat temporer).
- Akhirnya, kami sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas perkenan Bpk/Ibu/Sdr Menjadi Donatur Yatim Mandiri. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan keluasan rejeki, kesehatan, keluarga sakinah dan mendapat balasan yang lebih baik. Amin.
Kebersamaan
PT Langgeng Makmur Industri Tbk
Tertarik Program Untuk Yatim
Program-program untuk membina dan mendidik anak-anak yatim yang dibuat oleh Yatim Mandiri, menarik para karyawan PT Langgeng Makmur untuk turut serta menjadi donatur aktif bagi anak yatim dengan melalui Yatim Mandiri.
Seperti yang diungkapkan Isatrisnawati, karyawan PT Langgeng Makmur, awal masuknya Yatim Mandiri di perusahaan tersebut sekitar tahun 2006 yang lalu. “Ketika itu ada petugas Yatim Mandiri yang datang menawarkan menjadi donatur bagi anak yatim. Saat itu yang ikut langsung dua orang,” ujar Isatrisnawati ketika ditemui MAYA di Koperasi Wahana Makmur PT Langgeng Makmur, Kamis (5/3).
Menurut ketua organisasi serikat pekerja SPKEP MGU PT Langgeng Makmur ini, perkembangan Yatim Mandiri di perusahaan yang terletak di Jalan Letjend Sutoyo 256, Waru, Sidoarjo tersebut berkembang sangat pesat. Karena dalam tempo tiga tahun dari dua orang donatur, kini telah tercatat sebanyak 150 orang karyawan yang menjadi donatur aktif di Yatim Mandiri. “Perkembangan yang cukup pesat ini tidak terlepas dari dukungan kordinator Yatim Mandiri di PT Langgeng Makmur ini dan organisasi serikat pekerja SPKEP MGU PT Langgeng Makmur dalam mengajak para karyawan untuk bersama-sama membantu anak-anak yatim yang kurang mampu,” papar Isatrisnawati ramah.
Ia lantas menjelaskan cara mengajak rekan-rekannya untuk menjadi donatur di Yatim Mandiri, yakni dengan memberikan Majalah Yatim kepada yang lain untuk sekedar dibaca. “Dari membaca isi majalah yatim tersebut biasanya mereka akan langsung tertarik untuk mendaftar sebagai donatur di Yatim Mandiri. Selain itu juga menaruh Majalah Yatim di unit koperasi Wahana Makmur PT Langgeng Makmur. Sebab, banyak karyawan yang datang ke koperasi tersebut dengan berbagai keperluan, diharapkan membaca Majalah Yatim yang ada di koperasi tersebut. Dari situ, Insyaallah mereka akan langsung tertarik untuk menjadi donatur bagi anak-anak yatim yang dipanti asuhan melalui Yatim Mandiri,” terang wanita yang juga pengelola unit koperasi Wahana Makmur PT Langgeng Makmur.
“Tak hanya itu, kami juga berusaha mengajak secara langsung karyawan yang lain dengan menerangkan program-program yang ada di yatim mandiri, dari situ saja mereka insyaallah mereka akan langsung ikut bergabung menjadi donatur. Yang terpenting disini, kami tidak memaksa mereka untuk ikut menjadi donatur, tetapi mereka ikut karena anak-anak yatim memang harus kita bantu bersama-sama,” sambungnya.
Masih menurut Isatrisnawati, para karyawan PT Langgeng Makmur ini memilih Yatim Mandiri karena selain untuk ibadah dan memang program-programnya yang bagus, juga karena jumlah donasinya dirasa tidak memberatkan mereka. “Selain itu, Yatim Mandiri sangat familiar bagi kami, baik petugasnya maupun program-programnya untuk kemajuan anak-anak yatim. Terus donatur juga diajak untuk berinteraksi dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Yatim Mandiri,” katanya mengakhiri.(bam)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar